2011 Vs 2012

Belum sampai 4 hari, saya udah keburu kangen sama 2011 saya.

Tepat setahun lalu, saya sedang menikmati liburan saya di Desa Pare, bersama teman saya Dyah Umareni, yang bawel ga ketulungan tapi baik luar biasa (cuh!). Tahun lalu mungkin saya sedang menghapal untuk test vocabulary besok subuh, atau roll depan belakang di matras asrama (serius), atau cerita-cerita sama Rubita dan Eny di kamar sebelah, atau sibuk mengamati Reni (anak kamar sebelah yang selalu numpang tidur dan kelakuannya super aneh), atau hanya tidur-tiduran memikirkan besok mau makan apa dan kemana. Benar-benar 2 minggu yang tidak akan terlupakan.

Bulan-bulan selanjutnya di 2011, diisi dengan kuliah sambil ngantuk-ngantukan, praktikum sambil ketawa-ketawa, bikin laporan sambil berpacu dengan waktu, dan ngejalanin KKBAR atau GP3 dengan penuh sakit hati.

Lalu di bulan Juni 2011, saya mulai mencoba melihat dunia kerja dari perspektif anak magang. BPOM merupakan cita-cita saya dari tingkat 2. Alhamdulillah kesampaian buat magang disitu. Tiap hari penuh candaan bersama Adetya si Primadona Magelang dan Dyah umareni si Pejuang KRL. Perasaan deg-degan saat telepon berdering atau bunyi sms masuk, perasaan bosan melihat berbagai monografi, dan perasaan tak sabar menunggu jam makan siang. Menjadi anak kost walau hanya sebulan, jalan-jalan mencari makan di malam panasnya Jakarta, naik bajaj sampai mual, dan dikangenin orang rumah ketika akhir minggu ga pulang. Saya kangen semua perasaan itu.

Bulan Juli 2011 kembali berpetualang di panasnya kota Surabaya. Berkenalan kembali dengan teman-teman baru, kali ini semuanya sama; mahasiswa Farmasi dari seluruh Indonesia. Walaupun jadi angkatan paling tua tapi paling ga ngerti apa-apa, tetep jadi pengalaman yang menyenangkan karena dijalani bersama 10 teman saya dari FKK. Kabur dari Rapat ISMAFARASI, terbangunkan semangatnya karena Rumah Sakit UNAIR, dan salam ganesha di PIMFI. Makan makanan basi (dan tetap sehat lho!), tidur bersama ribuan nyamuk, dan berantem sama panitia PIMFI. Yah.. Surabaya memang kota kenangan..

Dan lagi bulan-bulan selanjutnya diisi dengan status baru; SWASTA. Akhirnya saya memilih KK Biologi Farmasi, tentang bahan alam. Dapat dosen pembimbing utama seorang Profesor yang dikenal blak-blakan, tegas, sering bikin sakit hati, tapi baik hati. Ternyata pembimbing serta saya pun seorang Profesor. Ga pernah saya bayangkan saya yang dodol ini dibimbing ama dua Profesor. Dan ga pernah saya bayangkan juga bakal terpisahkan dengan si Dyah Umareni. Semoga semua baik-baik saja. Amiin.

Sekarang saya terlalu gugup untuk menjalani tahun 2012, bukan hanya menghadapinya. Mungkin karena saya belum punya banyak persiapan untuk transisi dari safety zone saya, yaitu sebagai mahasiswa S1 biasa, tanpa embel-embel tingkat akhir. Tahun ini akan dibayang-banyangi oleh pengerjaan TA, persiapan seminar, persiapan sidang, dan wisuda. Apakah saya bisa ikut wisuda Juli? ataukah Oktober? Mau apa setelah lulus? Kerja? atau ambil Apoteker? Kalau kerja, kerja dimana? kalau ambil apoteker, apoteker dimana? ITB? UNAIR? Atau UGM? Blank.

Walaupun 2011 merupakan tahun ter-menyenangkan, tahun 2012 akan menjadi tahun fase baru saya. Siap atau tidak, mau tidak mau harus siap. Mari kita mulai dengan Bismillahhirrohmannirrohim 🙂

Advertisements