Balada TA

Udah ikhlas ya ne sekarang kalau harus lulus Oktober?

Padahal lulus Oktober itu bukanlah sesuatu yang sedih atau memalukan loh. Tapi di lingkungan Saya, dimana setiap orang berusaha untuk lulus Juli, cukup sedih juga ketika mendapati fakta kemungkinan Saya kecil. Sebenarnya perasaan pertama Saya setelah dosen Saya mengiyakan untuk tidak memaksakan selesai Mei, itu rasanya lega. Tiba-tiba bayangan nilai toefl, presentasi, draft, kebaya (loh?) mundur di pikiran Saya. Tapi melihat sedikit demi sedikit teman-teman mengumpulkan dan sudah mengolah data itu kadang memunculkan perasaan takut ditinggalkan..

Mungkin memang sekarang Saya bisa tersenyum dan tertawa ringan. Ikhlas? Ya mau gimana lagi. Masa iya Saya harus tertunduk lesu dan meratapi enzim selama 7 bulan kedepan. Sekarang Saya harus tetap semangat. Harus tetap tersenyum. Harus berusaha memupuk ikhlas. Karena Saya tidak tahu bagaimana keadaan Saya di bulan-bulan ke depan. Melihat teman-teman Saya lulus duluan, pasti akan ada rasa sedih tersendiri. Apalagi kalau yang lulus adalah teman terdekat, masihkah Saya punya semangat nanti? Toh walaupun kecil, tapi masih memungkinkan kan? Semangat! 😀

Advertisements