Good Citizen, Good Government 

Dari sekitar bulanlalu, saya melihat sesuatu yang berbeda di jalanan Kota Bandung. Tepatnya di jalan Aceh, saya melihat jalanan disebelah kiri sudah dicat berwarna biru selebar 1m. Saat saya bertanya kepada adik saya, “Ini buat apa sih aspalnya pake dicat?”, adik saya juga ternyata tidak tahu jawabannya.Dan semakin banyak jalanan yang berwarna biru sekarang, di jalan dago, burangrang, dll.

Ketika dua minggu lalu saya menonton berita di stasiun tivi lokal, diberitakan bahwa ternyata marka jalan tersebut merupakan jalur untuk sepeda. HUAW! Yang membuat saya kaget adalah, jalur tersebut tidaklah sama sekali mirip untuk jalur sepeda. haha. Tapi sebenernya saya lebih banyak senang dan bangga. Ini merupakan bentuk riil dari kesadaran pemerintah untuk mengatasi global warming. Sekali lagi, HUAW!

Tapi yang bikin saya kecewa saat menonton berita di tivi tersebut adalah di bagian endingnya. Sang reporter malah terkesan mengkritik keras pemerintah untuk program jalur sepeda ini. Jalurnya ga jelas lah, banyak kehalangin mobil lah, kurangnya sosialisasi lah. Intinya bahwa program ini belum sempurna dan tujuan pemerintah ga akan tercapai. What!?!!

Saya jelas-jelas ga setuju dengan berita tersebut. Saya memang bukan orang yang cinta pemerintah atau penggemar politik. Tapi saya ga suka sama orang yang bersikap apatis dan kerjaannya cuman mengkritik pemerintah. Bener-bener ga suka.

Coba yah kalau pemerintah ga melakukan proyek-proyek, pasti warga-warga-nya ribut karena mempertanyakan larinya uang rakyat. Tapi kalau pemerintah udah bikin proyek-proyek yang berguna untuk masyarakat, kayak jalur sepeda, perbaikan jalan, ataupun trans metro bandung, semuanya pasti cuman dikritik dengan alasan proyek yang dibuat belum sempurna. Yaiyalah, mana ada sesuatu yang sempurna. Yang membuat semuanya menjadi lebih indah hanyalah perspektif kita untuk melihat sesuatu dari sisi positifnya.

Saya pengen tau apa aja sih yang udah dilakuin warga-warga yang suka demontrasi atau ngomel itu. Apa mereka udah bener-bener ngebantu pemerintah, mendukung dengan cara yang riil? Bukan hanya membantu dengan kritik yang membangun? Kalau ada yang mengkritik tentang pemberdayaan anak jalanan, apa mereka sudah pernah benar-benar turun ke jalan untuk mengayomi anak jalanan tersebut? Apabila ada yang mengkritik mengenai rusaknya jalan, apakah mereka juga tidak marah-marah kalau jalanan jadi macet kalau ada perbaikan jalan?

Mungkin tidak ada orang yang benar-benar sangat mendukung pemerintah, karena memang kenyatannya banyak proyek atau program yang masih banyak cacatnya. Tapi apa salahnya untuk menjadi warga negara atau warga kota yang baik? Warga yang senantiasa mengambil hal positif dari apa yang dikerjakan pemerintah. Warga yang senantiasa tidak hanya menilai tetapi ikut andil dalam pekerjaan pemerintah. Warga yang tidak hanya melemparkan kritik tetapi juga bisa menghadiahkan pujian dan dukungan.

Saya percaya apapun kegiatan positif yang kita lakukan pasti akan mendapatkan balasan yang baik pula. Berlipat-lipat ganda. Begitu juga sebaliknya. Tidak perlu takut apa yang kita lakukan terlalu kecil sehingga tidak akan berpengaruh pada dunia, karena Allah Tuhan Yang Maha Adil pasti akan membalas perbuatan kita. Biar Allah yang mengubah keadaan bila kita sudah berusaha untuk mengubahnya. Biar Allah yang menjadikan Indonesia menjadi negara yang baik bila kita sudah berusaha menjadi warga yang baik.

Saya sangat bersemangat loh program jalur sepeda ini, saya berharap bulan-bulan berikutnya jalanan Kota Bandung bisa dipenuhi oleh sepeda-sepeda. Pasti seru! hahaha.. Great Job Pemkot! 😀